Serba-serbi Tips Menjaga Kesehatan Kulit Bayi

Thursday, February 01, 2018

Ketika masih dalam kandungan, bayi mungil Anda terjaga dan terjamin seluruh kebutuhan nutrisinya lewat makanan dan zat gizi yang Anda konsumsi. Demikian pula dengan cairan amnion yang memastikan seluruh permukaan tubuhnya terawat dengan baik. Begitu si kecil lahir ke dunia, kini saatnya Anda memastikan buah hati Anda senantiasa mendapatkan setiap kebutuhan bagi tumbuh kembangnya. Tak hanya asupan makanan bergizi serta lingkungan ideal, bayi juga membutuhkan stimulasi dan perawatan khusus untuk menjaga kesehatan kulitnya.

 

Berbeda dengan kulit orang dewasa, kulit bayi terus-menerus berkembang dengan pesat setiap saat. Artinya, kulit bayi juga rentan terhadap iritas maupun perubahan suhu dan kelembaban. Setiap bayi memiliki reaksi yang unik terhadap perubahan lingkungan maupun pembersih kulit. Tak hanya menjaganya bersih agar terlihat segar dan wangi, kulit bayi juga harus dijaga kelembabannya serta bebas bakteri dan infeksi kulit lainnya. Di usianya yang begitu dini, Moms, bayi kecil Anda memerlukan kulit sehatnya sebagai tameng utama terhadap penyakit dan gangguan kesehatan yang mengancam.

 

Sabun bayi yang mengandung ekstra bahan pelembab, misalnya, mengandung formula tepat sebagai pembersih tubuh bayi. Tak hanya membersihkan, sabun berpelembab juga akan menjaga kelembaban tubuh bayi agar tidak berubah terlalu kering. Untuk sabun mandi, tak semua jenis sabun bisa Anda gunakan seperti layaknya orang dewasa. Anda tentu kini dapat dengan mudah menemukan aneka jenis sabun bayi, namun kandungan pelembab ekstra serta non-parfum tentu menjadi kriteria standar yang wajib diandalkan.


Selain sabun mandi dengan tambahan bahan pelembab, Moms juga bisa menambahkan penggunaan lotion khusus bayi agar kelembaban kulit bayi senantiasa terjamin. Lotion maupun krim pelembab kulit bayi lainnya bisa Anda gunakan sesudah mandi maupun saat kulit bayi terasa kering di tengah perubahan cuaca yang ekstrem. Sebuah penelitian klinis di bidang eksehatan bayi menunjukkan bahwa hanya 10% Ibu yang merasa bahwa bayi mereka mengalami kulit kering. Faktanya, lebih dari 60% bayi di lapangan mengalami gejala klinis kulit kering yang bisa berakibat fatal. Hal tersebut diakibatkan karena kulit bayi menyerap air lebih cepat dari kulit orang dewasa, sekaligus dapat kehilangan kandungan air dalam tempo yang tak kalah cepat.

 

Selain penggunaan sabun mandi berpelembab dan lotion, Moms juga bisa melakukan pijatan khusus bagi buah hati. Sesi baby massage bisa menjadi momen spesial untuk meningkatkan kedekatan dan kontak fisik Anda dan buah hati. Tak hanya itu, melakukan pijatan pada bayi juga akan membantu Anda mengecek keseluruhan anggota tubuh bayi dan menemukan gejala-gejala kulit kering serta mengelupas yang patut diwaspadai. Pijatan bayi juga bisa membantu bayi Anda melalui setiap momen transisi dalam proses tumbuh kembangnya.

 

Tunggu apa lagi, Moms? Jangan rgu untuk mencurahkan segenap perhatian Anda dalam sesi mandi dan pijatan bayi untuk memberinya asupan ikatan psikologis dan emosional, sekaligus menjamin kesehatan kulitnya agar senantiasa terawat sempurna.